Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Agustus 2013

komponen kopling





Satu set kopling (gambar) terdiri dari clutch disc (plat kopling, gambar2), cover clutch (tutup kopling/matahari, gambar 3), release fork dan release bearing (mekanisme pengontrol). Yang semuanya itu saling mendukung fungsi kopling sebagai perantara antara mesin dan transmisi.

Tips; Kopling merupakan bagian yang penting dari kendaraan anda, karena itu perlu anda perhatikan tips berikut ini:
I. Merawat kopling
II. Tanda-tanda kopling selip
I. Merawat Kopling
Untuk menjaga agar kopling anda tetap baik dan awet ikutilah tips berikut ini:
  1. Gantilah minyak kopling setiap 20.000km
  2. Jangan Terlalu kasar ketika menginjak dan melepas pedal kopling, karena sentuhan pelat akan keras yang mempercepat keausan.
  3. Jangan terlalu pedal kopling terlalu lama, agar pelat kopling tidak cepat aus akibat gesekan dengan tutup kopling.
  4. Sebaiknya jangan melakukan setengah kopling ketika berada ditanjakan atau menunggu antrian ketika macet, hali ini akan memacu kerusakan kopling. Mesin juga akan bergetar yang akan merusak fungsi karet dudukan mesin.
  5. Hindari genangan air/lumpur, sebab sebagian besar mobil dirancang ada celah terbuka dibagian atas kopling. Hingga dapat menyebabkan berkarat.
II. Tanda-tanda kopling selip
Gejala -gejala terjadinya kopling selip dapat diketahui sbb:
1. Kecepatan tidak mau bertambah ketika diakselari atau pindah kegigi yang lebih tinggi
2. Bau hangus pelat kopling
3. Mesin kurang bertenaga ketika mendaki
4. Pemakaian bahan bakar boros

Penyebab Kopling Keras dan Berat


Waspadailah Kopling Anda ! Untuk kenyamanan & keamanan mengemudi ...


Kopling berguna untuk meneruskan putaran mesin ke transmisi dan kemudian untuk menggerakkan roda. Supaya putaran itu dapat diteruskan dengan baik dan aman maka bagian kopling harus bekerja sempurna, kuat menerima beban dan terbebas dari putaran kalau diinjak untuk memindahkan gigi transmisi. Beratnya injakan kopling sangat bergantung pada besarnya kendaraan bermotor. Supaya dapat memindahkan putaran mesin dengan aman dan tidak selip maka per penekan harus sesuai.
Sistem kopling tidak gampang rusak kalau yang menggunakannya benar. Pengemudi yang baik, tidak akan meletakkan kakinya diatas pedal kopling selama mobil berjalan, karena akan mempercepat keausan pada release bearing dan pelat kopling. Membongkar bagian ini juga sulit dan membutuhkan biaya besar, maka disarankan kalau mengganti plat kopling harus sekaligus memeriksa, apakah cluth cover, release bearing juga perlu diganti.
Ada beberapa hal yang mempengaruhi beratnya injakan kopling yaitu :
  1. Besarnya beban yang akan dipindahkan sehingga per penekan plat kopling yang ada di cluth cover dibuat lebih keras supaya kopling tidak slip. Kopling seperti ini kita temukan pada mobil truk atau bus besar. Kalau tekanan per kopling dikurangi bisa mengakibatkan kopling slip.
  2. Jarak tekan terlalu besar sehingga pengemudi cenderung menekan jauh ke dalam. Ini diakibatkan oleh setelan terlalu stut, free play terlalu kecil. Setelan kopling yang baik ditandai dengan waktu kopling ditekan full sampai rapat ke lantai mobil kemudian gigi transmisi dimasukkan (I) dan kopling diangkat, mobil sudah bergerak sebelum mencapai 50% jarak pedal kopling. Dengan cara ini, disamping tekanan kaki lebih ringan juga plat kopling lebih awet, juga tidak gampang selip.
Cluth cover (blindes) sudah lama sehingga per penekan plat kopling sudah mati (tidak ngeper). Kalau semua bagian di kopling dalam kondisi baik dapat dipastikan injakan tidak terlalu berat. Di bagian kopling juga ada release bearing dan pilot bearing yang kalau sudah rusak bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Kalau ditemukan suara kasar saat menginjak kopling segeralah periksa, jangan membiarkan gejala karena mungkin dapat merusakkan fly wheel (roda gila).

cara menyetel kaburator mobil yang baik dan benar




                                   
Berikut adalah cara-cara menyetel kaburator mobil yang baik dan benar:
  • Cara menyetel kaburator mobil yang pertama adalah dengan cara mengendurkan sekrup idle tetapi AC  mobil tetap dihidupkan. Anda dapat menghentikan penyetelan kaburator jika  sekrup tersebut tidak bisa lagi merendahkan RPM mesin mobil yang sedang dinyalakan.
  • Step kedua dalam meyetel kaburator mobil adalah dengan mengatur sekrup RPM mesin yang diturunkan secara terus menerus hingga 500 atau sampai mesin hampir mati.
  • Kemudian Anda mulai dengan sekrup idle yang di setting dengan cara mencampurkan udara dengan bensin/ bahan bakar.
  • Step berikutnya adalah dengan memutar sekrup ke arah kiri hingga hampir mati dan putar balik  sekrup ke arah kanan hingga hampir mati juga.
  • Sekrup diputar kembali untuk mendapatkan RPM tertinggi. Dengan cara demikian Anda akan mendapatkan campuran bensin dan udara yang sesuai dan terbaik bagi mobil tua Anda.
  • Jika sudah menemukan campuran yang terbaik, kemudian settinglah sekrup hingga RPM 700, 800, 900, atau besarnya RPM yang Anda inginkan untuk mendapatkan campuran yang sesuai dan pas untuk kaburator mobil lawas Anda.
  • Jika semua RPM sudah berhasil disetting, sekarang saatnya menyetel sekrup idle  up AC. Caranya adalah dengan menghidupkan AC kemudian amati RPM mobil Anda. Ketika AC mobil sudah dinyalakan, Anda akan melihat bahwa RPM mobil sudah turun atau berkurang bahkan kembali ke skala semula. Jika sudah demikian,  setel atau setting sekrup idle up hingga mencapai RPM 900 sampai 1000.
  • Step yang terakhir adalah melihat RPM yang sudah Anda setel. Caranya,  matikan AC mobil Anda  dan amati apakah RPM idle sudah sesuai dengan RPM yang diinginkan.
Dalam hal menyeting ulang kaburator mobil, Anda akan menjumpai tiga macam sekrup yang terpasang di kaburator. Tiga macam sekrup tersebut mempunyai peranan penting untuk meningkatkan kinerja mesin dan bahan bakar agar lebih optimal. Mesin mobil akan bekerja secara optimal jika kaburator mobilnya pun baik.